Selasa, 01 September 2015

AYAM ATAU BEBEK

AYAM ATAU BEBEK...
Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan. Seusai makan malam, mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan, "kwek..kwek."
"Dengar," kata si istri, "itu pasti suara ayam."
"Bukan, itu suara bebek." kata si suami.
"Nggak, aku yakin itu ayam."
"Mustahil.. Suara ayam itu 'kukuruyuk', bebek itu 'kwek kwek'. Itu bebek, sayang.
"Kwek..kwek." terdengar lagi.
"Nah tu..! Itu suara bebek." kata si suami.
"Bukan, sayang..! Itu ayam. Aku yakin betul." tandas si istri.
"Dengar ya..! Itu adalah suara BEBEK. B-E-B-E-K. Bebek..! Tau?" kata suami dengan penekanan suara.
"Tetapi itu ayam..!"
"Itu jelas-jelas bebek.. Kamu ini, ah..!"
Terdengar lagi suara, "kwek..kwek." Sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya, si istri itu hampir menangis, "Tetapi itu ayam.."
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya dia teringat kenapa dia menikahinya.
Wajahnya melembut dan kemudian berkata dengan mesra, "Maafkan aku, sayang. Kurasa kamu benar, itu memang suara ayam kok."
"Terima kasih, sayang." kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
"Kwek..kwek." terdengar lagi suara itu mengiringi mereka.
Si suami sadar, siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu.
HIKMAH
Sahabatku, berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele?
Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas dalam pernikahan kita.
Prioritas utama kita adalah berusaha menyenangkan pasangan jauh lebih penting daripada mencari siapa yang benar atau salah.
Semangat Pagi & Menata Hati Hingga Menjadi Suami-Istri Yang Diridhoi. بسم اللّٰ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar